8 Kriteria Teman Yang Pantes di Remove di Facebook


semPATA News-Berapa jumlah teman anda di situs jejaring sosial ??. Semacam Twitter dan facebook tentunya yang saat ini sedang gandrung di seluruh dunia. Namun pernahkah anda sadar dengan temen di jejaring sosial anda yang kadang membuat postingan (sampah-red) untuk anda. Sebagian dari hasil survei terhadap beberapa pengguna facebook ataupun twitter merasa tidak sadar dengan hal itu, karena mereka pada awalnya kadang menambahkan teman dengan langsung saja persetujuan tanpa melihat info dan kebiasaan status apa yang dibuatnya. Beranda anda mungkin kadang menjadi tak karuan karena berisikan tulisan-tulisan yang tak jelas arahnya..
hemmzz, di-apa-in yah orang yang sering nyampah seperti itu ??? Mungkinkah harus kita Remove ??. Namun adakalanya hal itu perlu kita lakukan di Twitter ataupun Facebook, meremove teman yang kita anggap tidak ada gunanya karena adanya beberapa kriteria yang pantas kita jadikan alasan untuk meremove dan tidak lagi mau melanjutkan pertemanan.

Nah, berikut ini adalah 8 Kriteria teman yang pantas diremove di Facebook, yang bisa kita jadikan alasan untuk meremovenya dari daftar teman kita:

1. Tidak saling kenal
Tidak selalu orang yang menginvite kemudian akhirnya menjadi teman kita di Facebook adalah orang yang kita kenal. Baik kenal di dunia offline (nyata) maupun online apalagi jika bukan tipe teman dalam seprofesi, sehobby atau teman dalam komunitas lain di dunia maya, tentu tidak ada gunanya berteman dengan orang seperti ini karena kita pun pasti bingung mau ngobrol apa dengan teman seperti ini sehingga saya rasa kita sudah cukup punya alasan untuk meremove atau tidak melanjutkan pertemanan dengan orang seperti ini karena hanya akan bikin penuh address book saja.

2. Tidak peduli dengan anda
Salah satu alasan kita berteman adalah untuk berbagi, baik di kala suka maupun duka. Lantas apakah tetap kita pertahankan jika salah satu dari teman kita di Facebook ada yang cuek, tidak memperdulikan kita? Contoh misal kita lagi sakit dan kemudian menuliskan status mengabarkan kalau sedang sakit, tapi dia sama sekali cuek, tidak peduli dengan kita untuk hanya sekedar kirim sebuah komentar pada status kita.

3. Terlalu asyik dengan dirinya sendiri
Hampir sama dengan alasan nomor dua, apakah perlu kita teruskan berteman dengan orang AUTIS yang terlalu asyik dengan dirinya sendiri dan tidak peduli dengan orang lain? Contoh Facebooker yang lebih asyik main game Mafia Wars tanpa peduli sama sekali dengan kita apalagi mengomentari status yang kita buat.

4. Terlalu hyperaktif update status
Seorang teman yang terlalu hyperaktif update status, terlebih dengan hal-hal yang hanya berupa “What are you doing” saja tanpa memberikan manfaat apapun buat kita, kita juga punya pilihan untuk meremovenya. Mengapa? Karena update status teman seperti ini hanya akan memenuhi halaman atau dinding Facebook kita. Kasihan, kan teman kita yang lain, yang hanya sesekali update status di Facebook jadi tidak terlihat karena cepat tergeser ke bawah oleh update status orang-orang yang model begini.

5. Mempunyai sifat-sifat buruk
Lingkungan tidak bisa dipungkiri sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Jika kita setiap hari disuguhi update status dari teman yang isinya cuma misuh-misuh, mengejek, menghujat dan menghina orang lain setiap hari, kita secara tidak sadar sudah membiasakan diri membaca dan mendengar sifat negative ini. Jadi jangan heran suatu saat kita akan menganggap biasa sebuah pisuhan dan berubah ketularan sifat buruk seperti ini. Maka agar hal ini tidak sampai terjadi, kita punya pilihan untuk meremove teman model seperti ini.


6. Hanya mau menerima tidak mau memberi
Di Facebook ternyata tidak sedikit orang yang lebih suka menerima komentar dalam statusnya, tapi tidak terlalu peduli dengan memberi komentar sebaliknya pada status yang kita buat. Kasarnya hanya mau menerima tapi tidak mau memberi. Apakah orang seperti ini juga pantas tetap dipertahankan jadi teman kita?

7. Menjadikan anda sebagai obyek bisnis
Semua orang pasti tidak suka dijadikan obyek. Apalagi obyek bisnis berorientasi profit. Kalau kita hanya dijadikan sebagai obyek bisnis dalam sebuah pertemanan yang tanpa ada impact apa pun buat kita sendiri, ngapain harus rela diperlakukan dan menjadi teman orang model seperti ini?

8. Pasang Avatar bukan foto dia
Sudah kita tidak kenal siapa dia, profile juga dibuat sangat tertutup, avatar juga bukan berupa foto dia, apakah juga perlu berteman dengan orang seperti ini? It is okey mau pasang avatar bukan foto tapi itu bila kita sudah kenal dan sudah tahu siapa dia. Kalau tidak, ya buat apa berteman dengan orang introvert seperti ini. Betul tidak?

Ini hanya sebuah tulisan dari survei, namun bila anda mempercayai hal ini Silakan saja dilakukan. Karena ini demi menjaga kebersihan tampilan profil kita baik di facebook ataupun twitter...Selamat Berselancar

Comments