Platipus Terancam Punah Akibat Iklim Australia

Beberapa hewan unik dan langka di Indonesia juga harus dipertahankan dan dijaga kelestariannya biar gak punah seperti yang terjadi di Australia. Yah, walau hal ini baru perkiraan beberapa pakar pengamat lingkungan yang menyatakan bahwa hewan unik "Platipus terancam punah akibat iklim Australia". Oh yah, apa anda sudah kenal dengan hewan unik yang satu ini?. Saya jelasin dikit yah, dia (Platipus) punya nama ilmiah Ornithorhynhus anatinus (baca : cara penulisan nama ilmiah mahluk hidup) dan hewan ini juga memiliki Bulu tebal dan anti air, hal ini membuat bulu platipus sangat hangat dan rapat sehingga membuat hewan semi akuatik ini tidak kehilangan panas tubuh. Ini sangat penting mengingat platipus menghabiskan waktu hingga 10 jam per hari dalam air dan aliran sungai yang suhunya mencapai 0 derajat Celcius.

Sayangnya, kelebihan ini jusru membuat spesies itu terancam karena perubahan iklim telah memanaskan suhu di Australia. Dari penelitian terbaru yang dipublikasikan di Global Change Biology, diperkirakan di tahun 2070 mendatang, lebih dari 30 persen habitat platipus saat ini akan terlalu panas bagi mereka.

Dari pemodelan yang dibuat, peneliti memperkirakan, kawasan New South Wales, Queensland, dan Victoria, yang merupakan habitat platipus akan mengalami kenaikan suhu hingga 5 derajat Celcius dalam 60 tahun ke depan.Setelah 1960, hewan tersebut menghilang dari kawasan di mana temperaturnya secara umum telah meningkat. Menurut Davis, hasil penelitian ini mengindikasikan adanya kebutuhan untuk menjaga tidak hanya habitat hewan akuatik ini, tetapi juga temperatur arus air.

Hingga abad ke 20, platipus merupakan hewan buruan yang bulunya sangat diminati. Beruntung kini hewan itu telah dilindungi oleh undang-undang di Australia.

Platipus sendiri adalah salah satu dari lima spesies mamalia yang bertelur. Mereka juga merupakan satu-satunya anggota dari genus Ornithorhynchus yang masih hidup. Platipus juga merupakan satu-satunya mamalia yang berbisa di seluruh dunia.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 comments

comments

Tinggalkan Komentar Beserta URL Anda. Saya sarankan Tidak menggunakan Anonymous.